#gambar1 { position:fixed; _position:absolute; top:0px; right:0px; clip:inherit; }

Saturday, April 26, 2008

My sweety....

Titut..titut…
“Huaaaaaaaaaaaaaah, siapa sih pagi-pagi dah sms” gerutuku kesal, mana lagi ponsel-nya, tanganku terus mencari-cari barang kecil itu diatas kasur, tapi tetap gak ada, dibawah bantal juga gak ada, trus…..dimana? gumamku lirih. Disela-sela rasa kantuk yang belum juga finish ku putuskan untuk berangkat mencari monster kecil itu, tapi tak kunjung ku temukan, di kasur gak ada, trus….dimana dia? Ku turunkan kepala ku sedikit menjorok ke kolong tempat tidur ku, astaghfirullah…….ternyata monster kecil kesayanganku itu telah terjun bebas kebawah sana, segera ku ambil monster itu, wow…….sungguh biasa di luar eits….salah luar biasa ada 10 pesan diterima tertera di wajah monster kecil itu, dari siapa aja ya? Gumamku….
Pesannya bervariasi….ada yang iseng lah ngajak kenalan, ada si hamka yang nanya PR bahasa inggrisnya dah selesai belum, tapi….dari 10 pesan ini ada satu pesan yang aku sukai dan ku tunggu-tunggu, yakni pesan dari sweety ku……ni pesannya coba…
“ Met pagi hany…..dah bangun belum? Dah shubuh lho? Katanya gak mau lagi sholat telat….masak hany kalah sama sweety,,,,J, bangun ya hany…..sweety sayang hany…..”
Pesan itu segera ku balas, eits………dah hampir jam 5 ni, aku mo sholat dulu ah…….
* * *
“eh ziz…. Betewe gimana PR bahasa inggrismu tadi, bener semua gak?” Tanya ifan
“ Alhamdulillah…..salah 2” jawabku sambil senyum ke ifan, kalo kamu fan?”
“ Alhamdulillah juga…..aku betul 2 “ jawab ifan sambil terkekeh-kekeh, akhirnya kami berdua tertawa
“cie…cie…cie..cie…yang lagi berbahagia, teriak hamka dari jauh ke ifan dan aziz, kalian ngomongin apa? Kok senang banget keliatannya,, ngomongin si farah kelas sebelah ya?” awas lho…..ancam hamka tiba-tiba
“ yeyy….si hamka, dateng-dateng maen suudzon gitu, kita lagi ngomongin bahasa inggris tadi…. Lagian ngapain ngomongin farah, gak level lagi….kata irfan
“oooooo gitu tho….sory deh bro, maklumlah….kalo kalian ngomongin farah kan gue jadi jealous” ujar hamka malu
“ hu…dasar anak tengil”, ejek aziz sambil memukul bokong hamka
“ kita ke kantin yuk…” ajak irfan kemereka berdua
Ayok……………
Tapi tiba-tiba…..titut…titut…
“Hp butut siapa tu bunyi…”celetuk hamka.
Semuanya…pada ngambilin Hp dari saku celananya,
“Hp-ku yang bunyi….”aku aziz sambil membuka pesan itu
“ dari siapa bro?” Tanya irfan dan hamka serentak
“ dari sweety-ku……” aku aziz polos…..
“ memangnya yang kamu sebut-sebut sweety itu siapa sih ziz?” Tanya irfan
“ udahlah….kalian belum saatnya tau, ntar kalo dah saatnya kalian pasti akan tau juga. Okey…! Kita langsung cabut ke kantin yuk…..
Kami bertiga pun langsung menuju ke kantin, menyantap makanan favorit mereka, soto pedas plus sate telur puyuh, setiap hari kami selalu melewati hari-hari riang walopun sebenarnya masing-masing kami punya tugas yang se-abreg. Contohnya aja, si irfan yang tiap hari sehabis skul dia selalu berkutat pada organisasinya, tak jarang pula dia bolos skul hanya untuk organisasinya, sedangkan hamka “sitengil” julukan kami ke dia, selalu berkutat di taekwondonya…..tapi…kalo aku…berkutat didepan computer doing, coz aku lebih senang berdiam diri di kamar aja, sambil ngotak-ngatik computer, maklum…..aku gak suka berkeliaran kesana kemari kaya’ mereka, lebih baik aku mencari kegiatan positive yang ringan hehehehe….. tapi bukan berarti aku gak suka jalan-jalan lho…. Kalo lagi boring di depan computer aku juga refreshing ke luar, apalagi ….kalo ditemenin ama sweety-ku, hidupku terasa indah………sekali, menyenangkan.
* * *
Bel tanda pelajaran telah usai pun akhirnya bordering.
“ziz….kita berdua cabut duluan ya…coz gue ma ifan mo student center ni” ujar hamka ke aziz
“balik ke bascamp ya…..gak bosen apa tiap hari kesana terus?” Tanya aziz…..
“yah nggak lah…..kita kan da kerjaan disana ziz…..” jangan lupa ntar sore ya… kita kerumah mu okey….” Ujar ifan.
Dadadah….bro,………..
Mereka segera berlalu meninggalkan aziz berjalan sendirian dijalan.
“Fan, gue masih penasaran lho…sama sweety-nya aziz tadi” ungkap hamka
“ yups, sama ka….aku juga penasaran, apalagi…pas aku pinjem Hp-nya untuk minta pulsa, si aziz….terasa berat sekali memberikannya ke aku, trus pake acara ngancem lagi kalo jangan baca sms-sms nya….” Jelas ifan
“OoOoOoOoO…..gitu” hamka melongo
“ trus gini ka….pas aku liat inbox-nya, semuanya….nama sweety………” ungkap ifan lagi
“ gile…….tu anak, kok dia gak pernah curhat ma kita tentang sweety-nya ya?” Tanya hamka
“ tau ah……mungkin belum saatnya kali” cibir ifan
“iya kali…..” ujar hamka sambil mengangguk.
* * *
Kok kedua anak itu belum datang ya….batinku, gak biasanya mereka telat, apalagi si ifan, orang nya disiplin, jangan-jangan terjadi sesuatu yang enggak-enggak ni sama mereka. Tiba-tiba lamunanku buyar ketika wanita paruh baya yang biasa kusapa dengan sebutan bunda mendekatiku.
“aziz……kamu menunggu siapa nak? Dari tadi bunda perhatikan kamu mondar-mandir dan kelihatan cemas di ruang tamu. “ Tanya bunda
“ e……bunda, iya ni nda, aziz lagi nunggu si ifan dan hamka, kata mereka mau datang kerumah kita untuk belajar bareng. Tapi kok sampai sekarang belum sampai-sampai…jelas ku dengan nada cemas.
“ di tunggu aja…paling bentar lagi mereka datang” ujar bunda menyemangati
Aku hanya mengangguk tanda setuju dengan nasihat bunda
e….selang berapa menit, hidung kedua makhluk aneh itu nongol juga akhirnya
“ assalammu’alaikum bro……” teriak mereka dari luar pagar rumah sambil pasang muka mesam mesem
“ wa’alaikum salam…..ayo masuk” ajak ku
“ kalian kemana aja…..? kok baru sekarang datangnya? Tanya ku ketika kita dah didalam kamarku
“ gara-gara anak ini lho ziz…..kita sampe telat, tadi kita kan ketemu ma farah dijalan, e….hamkanya ngobrolnya gak berhenti, mana aku garing lagi dicuekin “ adu ifan…sambil melemparkan tas ranselnya ketempat tidur
“ yeyy….pakek acara nyalahin gue lagi ni anak, bilang aja iri” protes hamka
“ yeyy….sory ya iri” protes irfan lagi
“udah…udah….jangan tengkar” ujar aziz menengahi
Memangnya kamu jadian ma farah ka?” Tanya aziz serius
“ kok kamu nanya-nya gitu banget bro?” ujar hamka
“ udah ya fan…..?” Tanya aziz ke irfan
“ tau’ tuh hamka….” Cibir irfan
“ sebenernya belum ziz……..aku gak berani bilang ke farah, habis farah orangnya alim banget…….” Ungkap hamka
“ syukurlah…..kalo belum jadian” ujar irfan lega…sambil mengelus dada bidangnya dengan tangannya
“ memangnya kenapa fan?” kamu suka sama farah juga?” Tanya hamka dengan nada jealous
“ bukan itu maksudku….kalo kalian jadian, aku kasihan sama farahnya, ngadepin orang kayak kamu. Banyak maunya hehehehehhee…….
“ hu……dasar. Pluk…..tiba-tiba bantal sudah mendarat ke muka irfan
Biarlah…aku jadi pemuja rahasia farah…..karna aku belum berani mengungkapkan isi hatiku yang sebenarnya ke farah sampai aku benar-benar sanggup dalam segala hal………aku hamka sambil tersenyum menerawang.
Pluk……….tiba-tiba bantal juga mendarat ke wajah hamka yang lagi membayangkan sesuatu sambil tersenyum. Kaget….
“ cukup, cukup ngomongin farahnya, kita selesaikan tugas kita yuk” ajakku
30 menit sudah kami mengerjakan tugas kelompok yang diberikan dosen fisika, mumet, ruwet, ampe mliwet-mliwet, tiba-tiba aku pengen ke kamar kecil.
“ aduh……..” keluhku tiba-tiba sambil memegang perutku yang melilit-lilit
“ ada apa ziz?” Tanya irfan, hamka serempak
“ a..a..aku…ke k..amar kecil dulu yah…” izin ku terbata-bata dan sambil meringis
“ o…..iya..iya… cepetan gih…” perintah hamka
Setelah mendapat izin dari mereka, aku langsung tancap ke kamar kecil di dekat dapur sana. Tinggal hamka dan irfan dikamar mengerjakan tugas mereka
“ Alhamdulillah…..hasilnya cocok, ujar irfan
Kamu dah selesai belum ka? Tanya irfan kemudian sambil merebahkan tubuhnya kekasur tapi tiba-tiba
“ups….ada apaan sih disini” ujar irfan sambil mencari sesuatu tepat dibawah tubuhnya berbaring, dia menemukan monster kecil aziz yang selama ini membuat dia penasaran.
“bentar lagi selesai fan, paling tinggal beberapa menit lagi nih” jawab hamka
“ka…..coba kamu liat apa yang gue pegang..” irfan sambil menunjukkkan barang yang berada di genggaman tangannya
Hamka menoleh kearah irfan dengan wajah datar tanpa berkata apapun
“ ini hp aziz ka…. Kita buka yuk inbox nya” ajak irfan semangat
“oooo……tapi tiba-tiba sssssstttt……….pelan-pelan ngomongnya, ntar si aziz dengar” ujar hamka baru nyambung sambil merangkak naik ke tempat tidur mendekati irfan
Irfan dan Hamka pun membuka inbox di hp aziz, mereka benar-benar penasaran dengan isi di inbox tersebut, dan mereka pun membacanya….. tapi tak lama mereka membacanya tiba-tiba mereka dikejutkan dengan suara langkah kaki yang semakin dekat ke kamar aziz. ….. (bersambung)

No comments: