#gambar1 { position:fixed; _position:absolute; top:0px; right:0px; clip:inherit; }

Wednesday, December 17, 2008

Memory yg sempat hilang

Syifa...Obat
semoga benar2 menjadi obat
obat bagi mereka yg menderita
karena kelembutan hatimu
karena ketawadluanmu
karena kesholihanmu

menjadi obat siapa saja yg dekat denganmu
menjadi pelipur lara mereka yg dahaga
menjadi penggembira bagi mereka yg bersedih
menjadi pelita dalam kegelapan jiwa
menjadi mahkota kebanggaan orang tua
yg penuh cahayaNya dihadapanNya
lebih dari zamrud permata
ya anti syifa
obat segala obat dan semoga jiwamu seperti assyifa shohabiyah..

Amin..Amin ya Rabb
terimakasih ukhti...Ku janji kenangan ini tak kan hilang lg, ikhlaskan ku pampang di laman ini, dan kan ku kenang sll di laman hati
Semoga kita bs bertemu lagi dilain kesempatan...

Saturday, November 22, 2008

Prahara Hati

Senyuman it...
Kembali hadir menemaniku
terlalu pahit untukku ingat
tetapi terlalu sakit untuk kulupakan..
Aku ingin senyum itu jadi milikku...

Tatapan itu...
Kembali hadir dalam ingatanku
terlalu perih untuk ku balas
tetapi lebih untukku tolak
aku ingin tatapan itu jadi milikku...

Mungkinkah itu...
Terlalu jauh untukku berharap
dan terlalu jauh untukku bermimpi
kenapa harus ada itu...
Dan kenapa harus ada ini...
Tapi itulah yang ada dihatiku...
Mencintaimu..

VI Mak Pie, 25 januari 04

Friday, November 21, 2008

MATAHARIKU..

Aku Tau...
Di tiap episode hidupku sll ada kau
di tiap hari-hariku sll ada kau
di tiap desah nafasku
bahkan di tiap detak jantungku

Akupun sadar...
Jika tanpamu
diri ini lemah
diri ini rapuh..

Aku bersyukur...
Kau telah mmberi cahaya
kau telah mmberi sandaran
kau telah memberi pedoman serta pangkauan
selama ini.

Aku pun berharap...
Semua yg ada tak kan sia-sia
smua yg berlaku ada hasilnya
semua janji-janji tak kan sirna
hingga engkau benar-benar menjemputku dr lembah ini

kamar mungil, 22 November...

Thursday, July 17, 2008

Kelalaian Jiwa

Ada pergiliran waktu didunia ini yang niscaya: Perjalanan detik, menit, jam, hari, minggu, bulan dan tahun. Yang begitu cepat bak busur panah menembus sendi-sendi kehidupan kita. Dia tak peduli apa dan siapa yang telah dia lewati, dia hanya menjalankan tugas dari sang Amr. Dia juga tak kan berhenti apabila tak diperintahkan berhenti oleh yang menciptakannya. Dia berlalu begitu cepat kawan, bahkan sangat cepat, sehingga sebagian manusia tidak sadar bahwa mereka telah dilewati berapa banyak busur panah itu.

Dipenghujung malam, diri ini pun tersentak oleh kalender yang terpajang indah diatas rak buku. MasyaAllah…….sekarang sudah bulan Rajab, berarti jelang satu bulan lagi bulan Ramadhan. Subhanallah wal hamdulillah wallahu akbar. Mayoritas umat muslim senang mendengar bulan Ramadhan sebentar lagi tiba. Sejenak tercenung dalam nuansa muhasabah: Alhamdulillah…, semoga kita diberi kesempatan agar bisa bertemu dengan bulan yang paling afdhal ini. Tapi apakah perasaan kalian tidak berkecamuk kawan???? Ketika terfikirkan dimana bekas amal ibadah kita diramadhan tahun lalu? Tak bisa dipungkiri, diri ini cemas dan gamang kawan ketika akan menapaki bulan Ramadhan dengan kondisi kekotoran diri. Ya Allah…..dimana bekas ibadahku di tahun kemarin? Sebulan lelahku dalam sholat lail, sebulan dahagaku bersama komunitas umat islam, sebulan parauku melantunkan dan mengkaji ayat-ayat suci Mu. Ya Robb……dimana bekas Ruku’ dan sujudku di ramadhan tahun lalu, sebulan buka dan sahurku memenuhi sunnah nabiMu. Ya Allah…….Manakah tanda-tanda ketaqwaan buah syiamku????

Kini,
Sebentar lagi, Ramadhan kan hadir dalam kelalaian jiwa. Siapkan diri: jasmani dan ruhani untuk menghadapi serta menapaki bulan mulia ini. Tiada berat apalagi keluh kesah, sementara ampunan Allah SWT terbentang luas dihadapan kita.

UntukMu,
jiwa raga kami…
Untuk Mu,
amal ibadah kami….
UntukMu….
Jiwa dan raga kami…
Juga amal ibadah kami

Kami akan siapkan
Jasmani dan ruhani kami…
Dan kami akan persiapkan..
Untuk bulan yang mulia….

Untuk mu…Ramadhan yang didamba
Kami…. sambut kehadiranmu
Untukmu….Ramadhan yang mulia
Kami kan selalu merindumu….
(Irama: Izzis “Palestina tercinta)
Malam yang sunyi, 15 Juli 2008

Sunday, July 13, 2008

10 PERAMPOK

Mendengar kata perampok diatas wuih……rada-rada ngeri euy, but merampok apa nih….? Coba difikir dulu……merampok apa? Tas kalian kah? Monster kecil (Hape) kalian kah? Dompet kah? Or……….hati kalian kah? What ever lah pren……tapi yang satu ini important banget lho di kehidupan kita, jangan sampe lah, yang satu ini terus-terusan dirampok ama perampok itu, bisa rugi kita…….dan bisa berdampak ke dunia serta akhirat. Na’udzubillah….
Btw…..apa sih yang dirampok? Dan siapa yang merampok? Ehm…..sabar dunk…..orang sabar itu dicayang ama Allah, so…..sabar ya…..baca dulu sedikit deskripsi dibawah ini.
Teman-teman tau gak…..apa yang sangat berharga dikehidupan kita? Yang bisa acungkan jari……!!!!!! Ouppss….jadi malu nih, sorry guys kebawa ama suasana dikelas J. Ada pepatah yang mengatakan, “Apa yang terpanjang, tetapi juga yang terpendek; yang tercepat, tetapi juga yang terlambat; kita semua tidak mengindahkannya tetapi kemudian menyesalinya; tidak ada yang dapat dilakukan tanpa dia; dia menelan segala yang kecil dan membangun segala yang besar”. Ada yang tau????? Dialah sang WAKTU. Yups great, karena dialah ukuran keabadian, dialah yang terpendek karena tidak seorangpun yang mempunyai cukup waktu untuk menyelesaikan tugas kehidupannya. Dia terlalu cepat pergi bagi orang-orang yang berbahagia dan begitu lambat bagi orang yang sedang dirundung derita (ouh….kecian L). Waktulah panggung pementasan lakon hidup kita karena dia unsur dasar kehidupan itu. Dia menelan semua yang tidak bermanfaat dan mengkekalkan yang agung dan berguna bagi manusia.
Yah….memang seperti itulah saudara/iku tabiat waktu. Dia akan terus berjalan, tidak akan berhenti sampai sang pencipta waktu menghentikannya. Dia tidak akan pernah menunggu orang-orang yang tidak bergegas. Dia tidak akan pernah kembali dan mengulang yang telah dilewatinya. Dia laksana pedang yang akan melibas siapapun yang tidak mau memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. (sakit euy…..dilibas apalagi dihunus,ehm…..gak mau ah)
Nah…kita kembali ke laptop eits….kembali keperampok tadi. Sekarang udah tau kan…..apa yang dirampok???? Hhhhhhaaa…….belum faham….???? Bodo’ ah, kalo memang belum faham, baca lagi dari awal key…. J
Dialah sang WAKTU pren……
Percaya gak percaya dan sadar atau tidak, didalam hidup kita kurang lebih ada 10 perampok yang sering merampok waktu kita. Itu kurang lebih lho……kalo kurang gak mungkin deh kayaknya tapi kalo lebih….bisa jadi sih, ntar terserah teman-teman deh mau ditambahin berapa, 15 kek, 20 kek, 50 kek atau 100 kek hahahaha…..(Just kidding pren……ketawa kan termasuk riyadloh untuk raut wajah kan J). 10 perampok ini sangat bahaya lho……makanya agar waktu kita jangan sampai dirampok, kita harus memanage-nya sebaik mungkin trus selain itu, kita juga harus tau siapa tuh perampoknya. Coba bayangpun……gimana jadinya kalo kita gak tau ciri-ciri yang bakal ngerampok itu gimana? Kita kan gak bisa extra hati-hati ni…….
Oke ladys and gentleman…..kita langsung aja ya……
Yang pertama : Penundaan…..
Apa…..???? penundaan??? Maksudnya apaan sih….??
Ya…..sadar gak guys, berapa banyak waktu kita tersita gara-gara perampok yang pertama ini???? Ni….coba bayangin, seandainya teman-teman ni punya satu tugas dari kampus, “ntar aja ah…..ngerjainnya kan dikumpulinnya masih seminggu lagi” (kalimat ini ni atau yang sejenisnya yang selalu menghipnotis kebanyakan orang), eee……..besok-besoknya dapet tugas lagi dari mata kuliah lainnya, dapet tugas lagi dari organisasi (yang aktif organisasi), dapet tugas lagi dari masjid, atau kalo gak gitu ada acara dadakan dan itu urgent, atau yang tak bisa diperkirakan “SAKIT” menghampiri dan masih banyak lagi. Semua tugas dikerjakan dengan seadanya dan dalam waktu singkat alias sistim kebut semalam (SKS). Coba seandainya, ketika ada waktu luang itu, tugas langsung dikerjakan atau dicicil, tugas pertama bisa diselesaikan dengan baik, setelah itu mengerjakan tugas yang lainnya dan seterusnya. InsyaAllah…. Hasilnya pun akan maksimal dan waktu kita tidak sia-sia.
Yang kedua : Berlama-lama ditelp…..
Nah…..siapa bilang ini bukan perampok????
Berlama-lama ditelp ini gak Cuma telp-telponan tapi bisa juga sms-an, chatting (bagi yang lewat hp). Bayangpun, dalam waktu sehari telpon-telponan minimal 30 menit, trus belum smsannya…..trus belum chatting nya…. Sekarang bayangin lagi….coba seandainya waktu itu kita pergunakan untuk ngerjain tugas dah dapet ni 5 lembar, atau nyetrika pakaian dah dapet ni beberapa lembar pakaian, trus dipakai buat masak atau nyuci pasti dah dapet beberapa helai pakaian bahkan dah selesai. Sayang kan…..waktunya sia-sia.
Ada asumsi ni, waktu yang efektif untuk menerima telp atau menelpon itu gak lebih dari 15 menit, soalnya napa? Kalo dah lebih 15 menit, pasti bahan omongannya dah ngalor ngidul alias gak urgent-urgent amat gitu, bisa jadi isinya ngeghibahin orang, dan sebagainya……
Trus….kalo diliat dari segi medis, terima telp berlama-lama tu juga kurang baik bagi kesehatan. Apalagi sampe panas ini telepon dan telinganya. Ini sangat berpengaruh bagi kesehatan kita, terutama otak. Karena apa? Karena, ketika mendekatkan hp/ telp ditelinga kita, gelombang radiasi dari hp itu bisa mempengaruhi telinga dan jaringan otak kita. Gak mau kan…..otak kita di bekukan atau dirusak oleh si nakal radiasi itu???? Waktu kita dah tersita, trus otak juga dirusak. “Na’udzubillah”
Yang ketiga ni…: Televisi dan Internet
“Ehm……masak sih???”
“Yeyy…..gak percaya ente…..”
“Kan televisi bisa jadi bahan informasi jg…..gitu jg ama warnet….”
“Kalo nonton itu mah, ente mang betul, tapi kalo nonton sinetron atau film gimana? Itu termasuk informasi yang baik kah? Kalo keseringan???
“ehm………….?????????????
Percaya gak percaya, televisi ama internet juga termasuk perampok lho……..
Contohnya aja:
Jadwal si andi malem ini, mau buat tugas dari skul dan ngetik draft anggaran rumah tangga buat rapat tahunan yang masih seminggu lagi. Habis maghrib dan aktifitas ibadah, andi pun makan ni, sambil makan si andi pun menonton tivi, biar santai gitu….., pas dibuka tivi ada film spiderman, menontonlah si andi sambil menghabiskan makanannya. 15 menit kemudian…..nasi pun habis, tapi…..filmnya belum habis, nontonpun diteruskan karena sayang sekali kalau nontonnya gak diterusin sampe selesai. Setelah filmnya habis, disambut lagi dengan film atau pertandingan bola ni…..si andipun terus menonton tivi apalagi acaranya adalah acara kesayangannya “BOLA”. Si andi ni ceritanya, termasuk gila bola juga orangnya. Sampe jam 11 an pertandingan bola pun selesai”
Nah……coba hitung berapa jam waktu yang telah dilewati oleh si andi, film spidermannya membutuhkan berapa jam, trus pertandingan bola nya juga berapa jam? Padahal, jadwal andi semula, malem ini mau ngerjain tugas dari kampus dan tugas dari organisasi. Hasilnya, boro-boro selesai tugasnya, dikerjakan aja belum. Setelah nonton, baru andi mengerjakannya hingga akhirnya andi tidur sampai jam 3 lebih, dan akibatnya andi ngantuk ketika di skul. Nah…..gimana dampaknya….???? Coba setelah makan andi langsung mengerjakan tugas trus sholat isya dan mengerjakan lagi, mungkin jam 11 atau jam 12 dah selesai dan bisa tidur sehingga di skul nggak merasa ngantuk bukan……!!!!
Trus internetnya……
Usahakan tentukan target kalau mau kewarnet, misalnya: nanti kalo diwarnet harus cari ini, cari itu, jangan sampai buka yang lain dulu. Karena itu akan membuat kita berlama-lama di warnet. tak terasa 3 jam telah berlalu dan yang ingin kita cari pun belum dapet. Jelas sekali mubazir waktu selain itu, mubazir uang saku juga, kan kasihan ama donatur tetap kita……
Kecuali, kalau itu merupakan termasuk agenda kita, misalnya: dalam rangka refresingnya seharian di warnet atau nonton tivi, itu sih gak papa……(hehehehe)
Yang keempat : Transportasi
“Lho….kok dibilang perampok sih??? Dia kan kebutuhan kita????”
Yups benar, tanpa transportasi artinya kita gak kemana-mana dong. Hal yang satu ini juga perlu kita siasati, gimana ni…..caranya mengatasi biar waktu kita gak tersita hanya gara-gara transportasi. Transportasi itu macem-macem, ada pesawat, kereta, bis, motor, sepeda bahkan jalan kaki. Bayangpun, seandainya kita mau berpergian naek bis, untuk menunggu bis itu hadir didepan kita dan langsung melaju itu berapa lama, trus selama perjalanan berapa lama, didalam perjalanan pun aktifitas kita hanya bengong, melihat ke kiri dan kekanan bahkan tertidur. Sayang sekali bukan waktunya sia-sia, padahal kan dalam perjalanan atau menanti bis bisa dilakukan membaca, memikirkan langkah-langkah kedepan, menulis, berdzikir dsb. Banyak hal positif dan menghasilkan dapat dilakukan selama perjalanan, dibandingkan hanya bengong yang tidak ada hasilnya. Betul gak…..!!!!!
Perampok yang kelima : Tamu datang tanpa janji
“Tamu adalah raja” istilah itu memang benar, kita harus memuliakan seorang tamu, tidak ada salah dalam bertamu. Akan tetapi, bertamu mempunyai adab. Adab inilah yang harus diperhatikan oleh seorang yang akan bertamu. Salah satu, harus mengetahui kondisi orang yang hendak kita temui dirumahnya, dikos atau dikampus. Untuk mengetahuinya, kita harus memberitahu orang tersebut kalo kita akan bertamu. Hal ini bertujuan, agar kita tidak mengganggu aktifitas orang tersebut. Bisa saja kan, saat kita bertamu dia sedang istirahat, secara otomatis kita telah mengganggu istirahat dia, dan bisa jadi pula dia baru istirahat saat itu setelah 3 hari beraktifitas atau dan lain-lain.
Tamu yang hadir tanpa janji ini termasuk perampok. Karena dengan kehadirannya yang tanpa kita ketahui dan tidak masuk dalam agenda kita akan mengorbankan waktu yang telah kita sediakan untuk mengerjakan hal-hal yang lainnya. Oleh karena itu, kita harus tegas terhadap perampok yang satu ini, kalau memang tamunya tidak ada keperluan yang urgent, kita cukupkan kunjungan, sampaikan dengan kata-kata yang halus. Kalo memang ada keperluan yang sangat penting dan banyak hal yang akan dibicarakan, sampaikan saja, kalo besok bisa hadir kesini lagi.
Yang keenam ni…: Pertemuan/meeting yang tidak jelas agendanya
Nah……kegiatan yang satu ini juga bisa merampok waktu kita. Kira-kira pernah mengalaminya gak? Kita diundang syuro atau rapat, “sangat diharapkan kehadirannya di taman kampus, jam 15.30”. sampai ditempat syuro, yang hadir baru sedikit, ketika dimulai bla…bla…..e…si pemimpin rapat bertanya, kumpul kita mau dikasih topik apa? Ada usulan topik apa yang akan dibahas?
Untuk mencari topik aja udah memakan waktu berapa lama? Belum debat disana sini dan akhirnya adzan maghrib…..
Intinya meeting tadi tidak berbobot, hasilnya hanya 1 topik yang masih belum fix, boro-boro mau dibahas, fix aja belum sampai. Rugi sekali kan waktunya, 2 jam setengah waktu kita sia-sia hanya untuk menunggu dan kumpul yang tidak jelas, coba waktu itu kita gunakan untuk tilawah, hafalan, menulis, masak, dan sebagainya, udah selesai bukan…?
Pelajaran juga buat kita yang sering ngundang, cobalah untuk mencantumkan agenda-agenda rapat saat mengundang yang lainnya. Dan laksanakan agenda tersebut agar waktu tidak terlewati sia-sia.
Yang ke tujuh : Skala prioritas kerja
Dalam kehidupan memang terdapat pilihan-pilihan. Bukankah hidup itu merupakan pilihan? Pilih yang fujur dan taqwa…? itu terserah anda mau memilih jalan yang fujur atau yang taqwa. Begitu pula dengan pekerjaan atau kegiatan, terdapat yang prioritas. Kalau tidak ada prioritas kenapa ada fiqh prioritas. Itu berarti menandakan bahwa hidup ini penuh dengan pilihan. Oleh karena itu, dalam melaksanakan kegiatan kita jangan asal mengerjakan. Kita harus bisa memilah dan memilih mana yang harus didahulukan. Untuk bisa memilihnya, ane lampirkan skala prioritas yang bisa kita jadikan patokan yakni:
1. Penting dan mendesak (ini yang harus didahulukan)
Misalnya: tugas yang harus dikumpulkan 3 hari kemudian, dan itu penting, karena kalau tidak dikumpulkan tidak akan mendapatkan nilai.
2. Ada yang tidak penting tapi mendesak (trus yang ini)
3. Ada yang penting tapi tidak mendesak (trus yang ini)
4. Tidak penting dan tidak mendesak (trus yang ini)
Nah….keempat diatas merupakan urutan prioritas yang bisa kita terapkan ketika memilih kegiatan-kegiatan kita, mana kegiatan yang penting dan mendesak, mana kegiatan yang tidak penting tapi kegiatan itu mendesak, trus mana yang penting tapi waktu pengumpulannya tidak terlalu mendesak, mana kegiatan yang tidak penting dan tidak mendesak.
Trus….yang kedelapan: Fikiran-fikiran yang terlintas
Yang satu ini, juga berbahaya. Maksud dari fikiran-fikiran yang terlintas adalah sesuatu yang awalnya tidak kita fikirkan (tidak diagendakan), kemudian secara tiba-tiba terbesit difikiran kita. Contoh sepele aja: misalnya si A hari ini mau kepasar, targetnya kepasar harus dapet baju batik satu, dan sepatu pantouvel satu, e……berhubung dipasar ni rame sekali godaannya, dia tertarik sesuatu barang yang bertengger di salah satu mall, barang itu yakni jaket, pas dilihat harganya murah lagi, alhasil si A pun tanpa fakir panjang langsung membelinya. lagian harganya lagi murah, so kapan lagi kan….? Jarak 3 meter berjalan, si A melihat mainan kunci naruto, si A pun tertarik dan lagi-lagi dia membelinya. si A pun melirik arlojinya, e…..ternyata udah jam 2 siang, gak terasa dia belum sholat dzuhur. Dan setelah sampai di rumah, si A juga kaget, karena uang didompetnya tinggal sekian, dan akhirnya pengeluarannya pun membengkak. Tuh kan……..akibatnya, udah rugi di waktu, rugi di uang lagi.

The next…….Sembilan: Tidak bisa menyatakan tidak
Istilah perampok ini biasanya sulit untuk mengatakan tidak, atau Ra Pena’an (Jawa). Untuk mengatasi perampok yang satu ini sebenarnya hampir sama dengan perampok yang kelima, harus ada penegasan. Misalnya: kita diajak teman kesuatu tempat, rekreasi, kepasar dsb. Padahal waktu itu kita juga punya kegiatan yang telah kita agendakan, kalau kita tidak bisa ikut, kita harus tegas mengatakannya tidak bisa. Akan tetapi, penyampaiannya juga harus dengan kata-kata yang baik agar tidak menyakiti perasaan orang.
The last……..Sifat kehidupan yang tidak baik atau yang kurang baik
Salah satunya tidur setelah subuh. Memang sih…….tidur setelah subuh itu enak (hehehehe pengalaman ni) tapi jujur pren…..pas bangunnya gak enak banget, kepala pusing, badan bawaannya lemez bukannya seger, trus siangnya ntar ngantuk lagi.(Capcay deuh….). Coba waktu yang dipake buat tidur itu digunakan untuk riyadhoh, hafalan, menyetrika, memasak, mencuci, pasti semuanya beres. Kekuliah gak terburu-buru untuk menyetrika pakaian yang belum distrika. Sebelum kuliah bisa sarapan dengan tenang, Enak kan……!!!! Tau gak, kenapa orang jepang itu pagi-pagi dah beraktifitas? Karena menurut mereka kalo cepet kerja cepet dapet uang. Kalo cepet buka toko, cepet dapet pembeli. Orang jepang itu landasannya bukan agama, tapi uang “Time is money”. Bukannya ada hadits yang mengatakan kalo tidur sehabis subuh itu tidak bagus. Saya kira teman-teman lebih faham dan hafal dari ane.

Akhirnya selesai juga deh ane jabarin sepuluh perampoknya. Gak penasaran lagi kan……..?????
Intinya ni…… waktu kita harus dimanage, tiap hari kita harus merencanakan agenda kita dengan mateng (jangan sampai mentah atau gosong lho J). Jangan sampai waktu dan hari-hari kita terlewati dengan sia-sia atau tidak bermanfaat sama sekali. Mulai saat ini, kita harus bisa mengubah culture sebelumnya ke culture yang lebih baik, step by step tentunya. Karena kalau sampai sekarang kita tak berusaha untuk mengubahnya maka suatu saat kita pasti akan menyesalinya sedangkan waktu yang telah berlalu tidak akan pernah kembali lagi. Ada pepatah yang mengatakan “ kalau kita gagal dalam merencanakan berarti kita sedang atau telah merencanakan kegagalan kita sendiri untuk sekarang dan masa depan” so…..semoga kita tidak termasuk dalam golongan yang sedang atau telah merencanakan kegagalan ya…..Amin ya Robb………

“Wisma Ana, 11 Juli 2008”
Syukron jazilan buat Mr ku yang baik atas inspirasinya, kunantikan selalu ilmumu mengalir kepadaku.

Saturday, June 28, 2008

sambungan........... My Sweety

“Cepetan fan…..kembalikan lagi hape nya ke tempat semula” perintah hamka dengan nada cemas kalo ketahuan.
“iya ka…..dah aku letakin lagi kok” ujar irfan dengan nada tenang
Mereka berdua kembali keposisi semula seolah-olah tidak terjadi apa-apa ketika orang itu tiba tepat dipintuk kamar.
“ e…..ibu,,,” sapa irfan dengan muka yang mesam mesem
“ aziznya mana fan?” Tanya wanita separuh baya dengan ramah
“ aziz nya lagi kebelakang bu’” jawab irfan
“ 0000…..ya sudah, kalian lanjutkan kembali ya tugasnya…” saran wanita tsb sambil tersenyum
“ iya bu’……” ujar irfan dan hamka bersamaan
“ alhamdulillah…..untung gak ketauan ya fan..” ujar hamka sambil mengurut dada
“ iya ka….bisa gaswat kalo ketauan, apalagi kalo ketauan ama si aziz, gaswat bener………. Hah sambil menirukan intonasi tora sudiro di iklan reader.
“ betewe, baswey, every dey…..kira-kira menurut kamu siapa sih sweetynya aziz? Kok isi pesan nya gitu banget ya…..” komentar irfan
“ ho oh fan, aku aja gak pernah dapet sms dari sifarah yang kayak gitu, mesra banget ya fan….? Ehm……..jadi pengen” ungkap hamka memelas
“ dasar kamu ka, impossible kali kamu dapet sms dari farah, dia kan orangnya anti sekali dengan hal yang seperti itu, apa tu namanya……akhwan, ya akhwan” celetuk irfan
“ akhwat irfan, bukan akhwan” ungkap aziz yang tiba-tiba muncul didepan pintu. otomatis, irfan dan hamka kaget, jangan-jangan si aziz dah dari tadi mendengarkan obrolan mereka. Fikir mereka
“ kamu dah dari tadi ziz disana?” tunjuk hamka ke arah pintu
“ iya, jawab aziz tersenyum
“ jadi…………………” ungkap irfan dan hamka sambil melongo ke aziz
“ ya…..aku mendengarkan sebagian obrolan kalian” aku aziz jujur
“ termasuk…….” Tanya irfan gugup
“ isi ponsel ku kan? Tanya aziz balik
Irfan dan hamka serempak memukul jidat mereka, pertanda keadaan bisa gaswat.
“ dalam minggu-minggu ini, my sweetiku mau kesini dalam rangka liburan, aku janji nanti bakal aku kenalkan” ujar aziz
“Janji….” Pinta irfan dan hamka ke aziz sambil tersenyum
“ yups bro……” ujar aziz meyakinkan.
* * *
“Sweety…….hati-hati ya disana, jangan pernah lupakan hany ya sweety…..” pinta aziz pada sweety
“iya hany…., pokoknya hanny jangan khawatir ya, sweety gak akan melupakan kebaikan hany, dan kenangan-kenangan kita hany….” Isak Zahra ke hany nya
“ya udah, sweety buruan naek bis, nanti ditinggal lho” nasihat aziz sambil menyeka air mata Zahra, Zahra pun mengangguk dan melepaskan genggaman tangannya, berlalu pergi ke bus Putra Remaja yang akan membawanya ke kota pahlawan. Belum lama, Zahra duduk dikursinya, dia pun bergegas hendak turun kembali menemui aziz, namun sayang bus terlalu cepat untuk dikalahkan, hingga Zahra terhenti langkahnya tepat dipintu, hany……………..teriak Zahra keras dengan hujan air mata yang membasahi kerudung mungilnya. Dari jarak yang tak jauh, hany berusaha mengejar bus yang membawa Zahra pergi, tapi…..langkahnya terhenti ketika ia tersandung batu dan membuatnya tersungkur, ia hanya melihat Zahra dari jauh dengan derai air mata seakan tau mau pergi meninggalkannya. Tak terasa air mata yang sudang membendung sedari tadi jatuh juga dengan perlahan, sedih sekali rasanya ditinggal dengan orang yang kita kasihi, sayangi…..tapi itulah hidup, reality, semuanya tak akan bermakna ketika tidak dilewati dengan langkah berani. Empat mata yang sedari tadi menari-menari indah di ruang reality pun perlahan-lahan meredup, seakan-akan reality tersebut juga menghampiri mereka.
“aziz…..kita pulang yuk” ajak hamka pelan
“kamu harus sabar ziz……dan yakin sweetymu pasti akan baik-baik saja” nasihat irfan bijak
Aziz mengangguk pelan tanda meng iyakan nasihat-nasihat temannya.
* * *
“eh ziz, gimana dengan nilai metode penelitian mu? Dapet nilai A ya……?” goda irfan
“nggak jg fan, alhamdulillah aku dapet nilai A-, lumayan…..” ujar aziz puas
“sama dong….” Ungkap irfan
“si hamka mana ya ziz……” Tanya irfan lagi
“tuh……….” Jawab aziz sambil mengarahkan telunjuknya ke arah taman.
Terlihat dua insan saling bercakap-cakap sambil memandang taman bunga dan keindahan air mancur.
“syukron ya farah……jangan lupa ntar sore ada up grading untuk panitia. Oke!!!
“InsyaAllah akh…..” jawab farah lembut dan dengan senyuman yang manis
Hamka pun segera meninggalkan farah, tapi pada dasarnya, irfan ingin sekali ngobrol lebih lama lagi dengan farah, bukan hanya ngobrolin tentang kegiatan yang kebetulan telah mempertemukan mereka jadi satu panitia. Tapi…ngobrol-ngobrol santai de el el. Tapi…..itu sudah cukup sebagai permulaan. Hamka pun langsung menghampiri kedua sohibnya.
“ cie…….yang barusan ketemu dengan wonderwomannya….” Ledek irfan
“apa-apaan sih fan…..kayak anak kecil aja” ujar hamka bawel
Aziz hanya senyum-senyum aja melihat tingkah laku kedua temannya
“kita ke kantin belakang yuk, aku laper ni…..pengen makan nasi gulai ayam” ajak aziz ke kedua temannya.
“yuk…….” Jawab irfan dan hamka serempak
Mereka pun berlalu pergi
“eh ziz, gimana kabar sweetymu? Masih disurabaya ya? Tanya hamka
“iya ka, katanya lebaran ini dia gak pulang kerumah, coz liburannya tanggung Cuma 2 minggu doing” jelas aziz
“betewe……kamu cinta banget ya sama sweetymu itu?” Tanya irfan
“kalo cinta nggak juga……..tapi…aku sayang banget sama dia” jawab aziz singkat
“lho……kok gak cinta? Kalo gak cinta kok segitunya hubungan kalian? Tanya hamka penasaran
“ehm…………sebenarnya…….zahra itu bukan pacarku….tapi dia sepupuku….” Jelas aziz apa adanya
“Hhhhhhhhhhhhhhaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…………………………..” irfan dan hamka kaget mendengar penjelasan aziz barusan
“yang bener ziz……….”tanya irfan antusias
Aziz mengangguk tanda mengiyakan pertanyaan irfan. Melihat anggukan aziz, tiba-tiba raut wajah irfan berubah, semula raut wajahnya keliatan penasaran sekarang tiba-tiba mendadak senyum-senyum dan pandangannya kosong……..
Hamka mulai menyadari ada yang tidak beres dalam fikiran si irfan, lalu dia mencolek lengan aziz memberi isyarat dan BYUR……………………. 2 gelas air putih telah membasahi rambut dan sebagian baju kemeja irfan. Kontan irfan kaget setengah mati, “kalian apa-apaan sih”? Tanya nya marah
“kamu itu lho…….bayangin yang enggak mesti? Selidik hamka
“ yeyy…….suudzon” elak irfan
“ ziz………..sweetymu untuk aku ya ……..” bujuk irfan ke aziz tiba-tiba
“ tu……….kan, aku tau jalan fikiranmua fan” aku hamka
“ enak aja kamu fan, ngaca dong......kalo suka sama Zahra” ujar aziz sambil menyerahkan sendok ke irfan buat ngaca…
Ketiganya tertawa terbahak bahak……
* * *
Salammualaikum. Sweety………hati-hati ya disana, belajar yang rajin gitu juga dengan sholatnya, tolong sampaikan salam hany buat dia ya…..! makasih. wslm.
SEND….
Wisma Ana, 28 Juni 08

Saturday, April 26, 2008

My sweety....

Titut..titut…
“Huaaaaaaaaaaaaaah, siapa sih pagi-pagi dah sms” gerutuku kesal, mana lagi ponsel-nya, tanganku terus mencari-cari barang kecil itu diatas kasur, tapi tetap gak ada, dibawah bantal juga gak ada, trus…..dimana? gumamku lirih. Disela-sela rasa kantuk yang belum juga finish ku putuskan untuk berangkat mencari monster kecil itu, tapi tak kunjung ku temukan, di kasur gak ada, trus….dimana dia? Ku turunkan kepala ku sedikit menjorok ke kolong tempat tidur ku, astaghfirullah…….ternyata monster kecil kesayanganku itu telah terjun bebas kebawah sana, segera ku ambil monster itu, wow…….sungguh biasa di luar eits….salah luar biasa ada 10 pesan diterima tertera di wajah monster kecil itu, dari siapa aja ya? Gumamku….
Pesannya bervariasi….ada yang iseng lah ngajak kenalan, ada si hamka yang nanya PR bahasa inggrisnya dah selesai belum, tapi….dari 10 pesan ini ada satu pesan yang aku sukai dan ku tunggu-tunggu, yakni pesan dari sweety ku……ni pesannya coba…
“ Met pagi hany…..dah bangun belum? Dah shubuh lho? Katanya gak mau lagi sholat telat….masak hany kalah sama sweety,,,,J, bangun ya hany…..sweety sayang hany…..”
Pesan itu segera ku balas, eits………dah hampir jam 5 ni, aku mo sholat dulu ah…….
* * *
“eh ziz…. Betewe gimana PR bahasa inggrismu tadi, bener semua gak?” Tanya ifan
“ Alhamdulillah…..salah 2” jawabku sambil senyum ke ifan, kalo kamu fan?”
“ Alhamdulillah juga…..aku betul 2 “ jawab ifan sambil terkekeh-kekeh, akhirnya kami berdua tertawa
“cie…cie…cie..cie…yang lagi berbahagia, teriak hamka dari jauh ke ifan dan aziz, kalian ngomongin apa? Kok senang banget keliatannya,, ngomongin si farah kelas sebelah ya?” awas lho…..ancam hamka tiba-tiba
“ yeyy….si hamka, dateng-dateng maen suudzon gitu, kita lagi ngomongin bahasa inggris tadi…. Lagian ngapain ngomongin farah, gak level lagi….kata irfan
“oooooo gitu tho….sory deh bro, maklumlah….kalo kalian ngomongin farah kan gue jadi jealous” ujar hamka malu
“ hu…dasar anak tengil”, ejek aziz sambil memukul bokong hamka
“ kita ke kantin yuk…” ajak irfan kemereka berdua
Ayok……………
Tapi tiba-tiba…..titut…titut…
“Hp butut siapa tu bunyi…”celetuk hamka.
Semuanya…pada ngambilin Hp dari saku celananya,
“Hp-ku yang bunyi….”aku aziz sambil membuka pesan itu
“ dari siapa bro?” Tanya irfan dan hamka serentak
“ dari sweety-ku……” aku aziz polos…..
“ memangnya yang kamu sebut-sebut sweety itu siapa sih ziz?” Tanya irfan
“ udahlah….kalian belum saatnya tau, ntar kalo dah saatnya kalian pasti akan tau juga. Okey…! Kita langsung cabut ke kantin yuk…..
Kami bertiga pun langsung menuju ke kantin, menyantap makanan favorit mereka, soto pedas plus sate telur puyuh, setiap hari kami selalu melewati hari-hari riang walopun sebenarnya masing-masing kami punya tugas yang se-abreg. Contohnya aja, si irfan yang tiap hari sehabis skul dia selalu berkutat pada organisasinya, tak jarang pula dia bolos skul hanya untuk organisasinya, sedangkan hamka “sitengil” julukan kami ke dia, selalu berkutat di taekwondonya…..tapi…kalo aku…berkutat didepan computer doing, coz aku lebih senang berdiam diri di kamar aja, sambil ngotak-ngatik computer, maklum…..aku gak suka berkeliaran kesana kemari kaya’ mereka, lebih baik aku mencari kegiatan positive yang ringan hehehehe….. tapi bukan berarti aku gak suka jalan-jalan lho…. Kalo lagi boring di depan computer aku juga refreshing ke luar, apalagi ….kalo ditemenin ama sweety-ku, hidupku terasa indah………sekali, menyenangkan.
* * *
Bel tanda pelajaran telah usai pun akhirnya bordering.
“ziz….kita berdua cabut duluan ya…coz gue ma ifan mo student center ni” ujar hamka ke aziz
“balik ke bascamp ya…..gak bosen apa tiap hari kesana terus?” Tanya aziz…..
“yah nggak lah…..kita kan da kerjaan disana ziz…..” jangan lupa ntar sore ya… kita kerumah mu okey….” Ujar ifan.
Dadadah….bro,………..
Mereka segera berlalu meninggalkan aziz berjalan sendirian dijalan.
“Fan, gue masih penasaran lho…sama sweety-nya aziz tadi” ungkap hamka
“ yups, sama ka….aku juga penasaran, apalagi…pas aku pinjem Hp-nya untuk minta pulsa, si aziz….terasa berat sekali memberikannya ke aku, trus pake acara ngancem lagi kalo jangan baca sms-sms nya….” Jelas ifan
“OoOoOoOoO…..gitu” hamka melongo
“ trus gini ka….pas aku liat inbox-nya, semuanya….nama sweety………” ungkap ifan lagi
“ gile…….tu anak, kok dia gak pernah curhat ma kita tentang sweety-nya ya?” Tanya hamka
“ tau ah……mungkin belum saatnya kali” cibir ifan
“iya kali…..” ujar hamka sambil mengangguk.
* * *
Kok kedua anak itu belum datang ya….batinku, gak biasanya mereka telat, apalagi si ifan, orang nya disiplin, jangan-jangan terjadi sesuatu yang enggak-enggak ni sama mereka. Tiba-tiba lamunanku buyar ketika wanita paruh baya yang biasa kusapa dengan sebutan bunda mendekatiku.
“aziz……kamu menunggu siapa nak? Dari tadi bunda perhatikan kamu mondar-mandir dan kelihatan cemas di ruang tamu. “ Tanya bunda
“ e……bunda, iya ni nda, aziz lagi nunggu si ifan dan hamka, kata mereka mau datang kerumah kita untuk belajar bareng. Tapi kok sampai sekarang belum sampai-sampai…jelas ku dengan nada cemas.
“ di tunggu aja…paling bentar lagi mereka datang” ujar bunda menyemangati
Aku hanya mengangguk tanda setuju dengan nasihat bunda
e….selang berapa menit, hidung kedua makhluk aneh itu nongol juga akhirnya
“ assalammu’alaikum bro……” teriak mereka dari luar pagar rumah sambil pasang muka mesam mesem
“ wa’alaikum salam…..ayo masuk” ajak ku
“ kalian kemana aja…..? kok baru sekarang datangnya? Tanya ku ketika kita dah didalam kamarku
“ gara-gara anak ini lho ziz…..kita sampe telat, tadi kita kan ketemu ma farah dijalan, e….hamkanya ngobrolnya gak berhenti, mana aku garing lagi dicuekin “ adu ifan…sambil melemparkan tas ranselnya ketempat tidur
“ yeyy….pakek acara nyalahin gue lagi ni anak, bilang aja iri” protes hamka
“ yeyy….sory ya iri” protes irfan lagi
“udah…udah….jangan tengkar” ujar aziz menengahi
Memangnya kamu jadian ma farah ka?” Tanya aziz serius
“ kok kamu nanya-nya gitu banget bro?” ujar hamka
“ udah ya fan…..?” Tanya aziz ke irfan
“ tau’ tuh hamka….” Cibir irfan
“ sebenernya belum ziz……..aku gak berani bilang ke farah, habis farah orangnya alim banget…….” Ungkap hamka
“ syukurlah…..kalo belum jadian” ujar irfan lega…sambil mengelus dada bidangnya dengan tangannya
“ memangnya kenapa fan?” kamu suka sama farah juga?” Tanya hamka dengan nada jealous
“ bukan itu maksudku….kalo kalian jadian, aku kasihan sama farahnya, ngadepin orang kayak kamu. Banyak maunya hehehehehhee…….
“ hu……dasar. Pluk…..tiba-tiba bantal sudah mendarat ke muka irfan
Biarlah…aku jadi pemuja rahasia farah…..karna aku belum berani mengungkapkan isi hatiku yang sebenarnya ke farah sampai aku benar-benar sanggup dalam segala hal………aku hamka sambil tersenyum menerawang.
Pluk……….tiba-tiba bantal juga mendarat ke wajah hamka yang lagi membayangkan sesuatu sambil tersenyum. Kaget….
“ cukup, cukup ngomongin farahnya, kita selesaikan tugas kita yuk” ajakku
30 menit sudah kami mengerjakan tugas kelompok yang diberikan dosen fisika, mumet, ruwet, ampe mliwet-mliwet, tiba-tiba aku pengen ke kamar kecil.
“ aduh……..” keluhku tiba-tiba sambil memegang perutku yang melilit-lilit
“ ada apa ziz?” Tanya irfan, hamka serempak
“ a..a..aku…ke k..amar kecil dulu yah…” izin ku terbata-bata dan sambil meringis
“ o…..iya..iya… cepetan gih…” perintah hamka
Setelah mendapat izin dari mereka, aku langsung tancap ke kamar kecil di dekat dapur sana. Tinggal hamka dan irfan dikamar mengerjakan tugas mereka
“ Alhamdulillah…..hasilnya cocok, ujar irfan
Kamu dah selesai belum ka? Tanya irfan kemudian sambil merebahkan tubuhnya kekasur tapi tiba-tiba
“ups….ada apaan sih disini” ujar irfan sambil mencari sesuatu tepat dibawah tubuhnya berbaring, dia menemukan monster kecil aziz yang selama ini membuat dia penasaran.
“bentar lagi selesai fan, paling tinggal beberapa menit lagi nih” jawab hamka
“ka…..coba kamu liat apa yang gue pegang..” irfan sambil menunjukkkan barang yang berada di genggaman tangannya
Hamka menoleh kearah irfan dengan wajah datar tanpa berkata apapun
“ ini hp aziz ka…. Kita buka yuk inbox nya” ajak irfan semangat
“oooo……tapi tiba-tiba sssssstttt……….pelan-pelan ngomongnya, ntar si aziz dengar” ujar hamka baru nyambung sambil merangkak naik ke tempat tidur mendekati irfan
Irfan dan Hamka pun membuka inbox di hp aziz, mereka benar-benar penasaran dengan isi di inbox tersebut, dan mereka pun membacanya….. tapi tak lama mereka membacanya tiba-tiba mereka dikejutkan dengan suara langkah kaki yang semakin dekat ke kamar aziz. ….. (bersambung)

GOSIP…..

Namanya gosip bukan hanya milik selebriti saja. Orang biasapun bisa kecipratan. Bedanya, mereka langsung terkenal di seantero pojok pasar dan kantin sekolah/ kuliah. Inilah tips biar kita tenang kalo berhadapan dengan si gosip
1. Berlapang dada
Tampung dulu semua berita dengan kepala dingin
2. Endapkan berita beberapa saat, pikirkan kembali dan inntropeksi diri
3. Hal-hal baik disimpan yang buruk hilangkan dari pikiran ibarat masuk telinga kanan, sering dulu lalu keluar lewat telinga kiri
4. Berusahalah bersifat biasa
Berfikir realities dan jangan terpancing emosi. Manusia sudah meninggal saja sering jadi omongan apalagi yang hidup
5. Menyadari keadaan
Manusia gak bisa hidup sendiri. Setiap perbuatan baik atau buruk akan selalu jadi sorotan orang
6. Berfikir positif
Anggap saja bila sering digosipin, pertanda masih ada perhatian. Kalu dimasabodohkan orang, kan malah kelimpungan
7. Jadikan gosip sebagai barometer tingkah.
Kalau memang tidak baik, kita harus berani jujur mengakui dan berusaha memperbaiki
8. Bila gosip sudah kelewatan atau mengarah fitnah berusahalah menjelaskan. Biasanya ini memperpanjang masalah, lebih baik menjawab “tidak, titik!” bila itu semua tidak benar.
Kembalikanlah semua pada Allah. Biarkan prilaku kita dan waktu yang akan menjawab.

Nah…..tadi uraian-uraian yang harus kita lakukan ketika kita diterpa gosip-gosip.
Yang jelas dalam menghadapinya kita juga harus or extra hati-hati. Singkatnya…..
Jangan panic
Jangan tergesa-gesa
Jangan terlalu mendramatisir
Bersikap tenang dan sabar
Itulah jurus “J3B”
So…….semoga bisa menangkisnya…..
(La – Tansa, 3 april 06)

KONFLIK, STRESS DIMANAGE YUK…….????

Eh temen-temen kalian pada tau gak apa itu konflik dan stress. Jangan-jangan kita dah sering mengalami tapi gak tau kalo itu yang dimaksud. Kacian banget sih loe…..
Ni….tak kasih tau ya, stress tuh setiap situasi yang dimana lingkungan yang kita hadapi melebihi kemampuan kita untuk memberi tanggapan yang itu nanti dapat mengancam kesejahteraan, ketegangan, dll.
Adapun manifestasi stress itu antara lain dari segi
1. Fisiologis, tekanan darah meningkat, sakit kepala, sulit buang air besr dan kencing berlebihan
2. Emosional : perasaan gelisah, tidak sabar, frustasi, tidak dapat berkonsentrasi, tidak aman, mudah tersinggung, kesepian.
3. Prilaku : tidur berlebihan/ kurang. Makan berlebihan/ kurang, bunuh diri dan berkelahi
4. Fisik interpersonal: malas berhubungan akrab dengan orang lain, tidak sabaran, mudah marah dan bersikap kaku.
Nah….tips untuk memanage stress agar gak kebablasan antara lain :
1. Cari cara biar gak stress
2. Istirahat yang cukup ya….
3. Waktu tuh harus dimanage
4. Refreshing kalo lagi jenuh
5. Terbuka sama orang lain
6. Ni yang paling penting positif thingking, maksudnya jangan suka suuzhon
7. Oh ya jangan sampe lupa berserah diri pada Allah, insyaallah Allah akan memberikan yang terbaik buat kita. Tapa ada syaratnya jangan suka berbuat maksiat or segala yang dilarang Allah. Menurut my fried Fudhail bin Iyadh (pede banget sih) “ suplai bantuan Allah tidak berlaku bagi orang yang dikuasai oleh HAWA NAFSU dan mengikuti Syahwatnya” paham kan?????
8. Oh ya ketinggalan jangan lupa sediakan waktu untuk menangis kalau lagi penal insyaallah akan sedikit menenangkan. By the way teman-teman pernah dan bisa nangis gak kalo pas lagi sholat ex. Sholat tahajjud or sholat hajat dll. Tau gak kalo kita sholat bisa nangis ehm….begitu nikmat seakan semua beban rasanya runtuh semua gak tersisah satupun pokoknya plong deh……
Ana coba kasih trik-triknya ya……pertama, persiapkan diri dengan sesiap mungkin untuk meeting en curhat dengan Alah, mulai dari wudhu yang benar, niat yang benar dll. Kedua, pada saat kita berdoa bayangkanlah orang-orang terdekat kita, yang selalu mengharapkan keberhasilan kita, yang selalu dan tak pernah berhenti memberikan motivasi untuk kesuksesan kita.
Jadi intinya mulai sekarang kuatkan AZZAM untuk selalu enjoy tapi pasti, lakukanlah segala sesuatu yang bisa bermanfaat bagi orang lain tanpa mengharapkan imbalan, insyaallah rasa stress gak bakal nongol lagi.

Sekarang kita membahas konflik ya……btw konflik itu apaan sih?????
Konflik bisa dimaknai sebagai sebuah oposisi or pertentangan pendapat orang-orang, kelompok dengan kelompok or yang lainnya. Atau bisa juga dimaknai sebagai suatu ketidaksetujuan, ketidakharmonisan, dan ketidakkoordinasian.
Temen-temen sekalian dah taukan kalo kita itu diciptakan sebagai makhluk sosial artinya kita tuh gak bisa hidup sendiri harus bermasyarakat. Nah, dalam hidup bermasyarakat tuh gak mungkin kita diem-dieman pasti ada komunikasi dan interaksi toh????. Nah disituasi saling interaksi itulah konflik biasanya muncul.
Disini beberapa penyebab konflik :
Kegagalan komunikasi
Perbedaan pribadi, ini menyebabkan perbedaan cara pandang, cara bersikap, dan prilaku individu terhadap sesuatu.
Struktur organisasi,dll cari sendiri ya….
Nah, yang terpenting gimana agar kita bisa mengelola konflik itu. Tipsnya ni…..
1. Tindakan menghindari/ menarik diri dari situasi yang gak ngarah kesana
2. Kompetisi, mendominasi situasi menang dan kalah
3. Akomodasi, bersifat kooperatif, meratakan perbedaan untuk mempertahankan harmoni yang diciptakan.
4. Kompromis, bersifat cukup kooperatif dan asertif. Tetapi tidak sampai pada tingkat ekstriem. Pemuasan terhadap semua kepentingan secara parsial.
5. Kolaborasi, bersifat kooperatif dan asertif. Berupaya mencapai kepuasaan benar-benar dari semua pihak dengan jalan bekerja melalui perbedaan yang ada.
Lima cara pengelolaan konflik di atas, penerapannya disesuaikan pada sifat dan karakteristik yang menyertai konflik itu sendiri. Salah satu cara bukanlah lebih baik daripada yang lain, namun yang terpenting adalah tepat atau tidaknya pemilihan cara dalam mengelola konlik. Jelas kan ??????
Sobat-sobaku sekalian IMAN dalam hati kita itu ibarat PELITA bila cahayanya meredup berarti kita akan larut dalam gelap dan kehilangan petunjuk dalam menjalani lika-lilku kehidupan. Jadi sangat wajar kalo pelita itu kadang meredup karena memang begitulah tabiatnya. Sabda Rasulullah bahwa iman itu kadang naik kadang turun. Tapi yang paling penting kita harus berupaya sekuat tenaga agar ita tidak redup terus menerus bahkan padam. Nah yang jadi pertanyaan kita gimana yah biar hati tuh tidak meredup. Menurut Ahmad Abi Al-Hawari Ad Damsiki, “ jika engkau merasakan kesesatan dalam hatimu, maka duduklah dengan orang-orang yang berdzikir dan orang-orang zuhud”
Itu artinya dalam bergaul, perbanyaklah temen-temen yang bisa bikin hati kita enak nyaman kalo di ajak ngomong, tenang, dami dan selalu mengingatkan pada kebaikan. Darimanakah kita bisa memperoleh orang-orang seperti itu???? Kata Ibnu Taimiyah “ Hati bisa merasakan apa yang tidak bisa dipandang oleh mata”, hatilah yang akan menuntun kita untuk mencari orang-orang yang sholih yang kita butuhkan. Ibnu Taimiyah menambahkan lagi bahwa seorang yang beriman tidak akan terlalu sulit dan membedakan sesuatu. Karena menurutnya, seseorang tidak mungkin merahasiakan sesuatu dalam dirinya. Karena Allah akan menampakkan rahasia pada lembaran wajahnya dan perkataan lisannya. Subhanallah………
(bye; Renti Yasmar, telah dipresentasikan di asistensi P2kib mei 07)

Wednesday, April 23, 2008

GURU.....

Dunia pendidikan kita benar-benar amburadul! Banyak sekali fenomena menyedihkan terjadi pada pendidikan kita. Mulai dari tingkat kelulusan yang sangat memprihatinkan sampai pada guru yang tidak becus mendidik. Mulai dari kualitas yang rendah sampai pada menajemen pendidikan yang parah. Hasilnya, guru kencing berdiri, murid kencing berlari. Ya. Dunia pendidikan kita berlomba-lomba ke jurang kehancuran!
Ungkapan diatas merupakan synopsis dari buku yang pernah saya beli kurang lebih dua tahun silam. Sekilas mungkin kita faham akan statement diatas, tapi jangan yakin dulu, coba tanyakan kepada diri kita masing-masing, apa kita benar-benar faham akan makna yang tersirat dalam statement tersebut atau hanya sekedar faham saja.
Pendidikan memang sangat menarik untuk dibahas, apalagi jika kita merujuk pendidikan yang ada dinegara kita saat ini. Gak usah jauh-jauh, mungkin di lingkungan kita sendiri contohnya, di SD , SMP, SMA/ Madrasah atau bahkan pendidikan dikeluarga dan masyarakat. Yah…itulah pendidikan, cakupannya sangat luas sekali. Tapi disini, kita gak usah panjang lebar, saya hanya ingin mengungkapkan apa yang menjadi tanggung jawab saya sebagai hamba-Nya dan sebagai calon pendidik tentunya.
Kalau kita melihat dunia pendidikan di sekitar kita memang sangat memilukan. Miris sekali rasanya ketika kita harus melihat teman-teman kita atau bahkan saudara kita, adik kita sendiri tawuran, narkoba, dan sebagainya. Konon, Dalam pendidikan banyak hal yang harus diperhatikan diantaranya kurikulum, proses pembelajaran, dan penilaian. Ketiga dimensi tersebut harus saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya. Ketiga hal ini tidak hanya diimplementasikan di pendidikan formal, akan tetapi di pendidikan non formal pun tetap di implementasikan. Siapa bilang pendidikan dikeluarga tidak butuh kurikulum, hanya saja format kurikulumnya yang sedikit berbeda dari pendidikan formal. Tapi kita gak usah berpanjang-panjang lebar membahas itu, paling tidak kita semua tau bahwa dalam pendidikan itu banyak hal yang harus diperhatikan.
Nah....disini saya hanya menekankan pada aspek guru saja. Karena guru merupakan aspek yang sangat penting bagi pendidikan. Guru “Sosok yang digugu dan ditiru”, entah kapan julukan itu di nobatkan, tapi yang jelas sejak saya mengenyam pendidikan di smp saya sudah sering mendengar julukan itu terhadap guru. Julukan yang gampang-gampang susah, karena seorang guru harus memikul tanggung jawab yang berat terhadap anak didiknya. Kenapa? Karena baik buruknya pendidikan tergantung pada guru, bagaimana seorang guru bisa memanifestasikan dan mengaplikasikan sumbangsihnya ke dalam lembaga formal maupun non formal. Kemudian sosok yang selalu ditiru prilakunya oleh anak didiknya. Kalau disekolah, guru bisa memanifestasikan dengan bantuan metode, strategi, media pembelajaran dan sebagainya. Begitu pula dengan guru di rumah.
Di dunia ini sesungguhnya kita semua adalah guru. Karena seorang guru tidak hanya disekolah saja akan tetapi di rumah dan dimasyarakat pula. Selain kita sebagai guru disekolah kita juga tidak harus menafikan bahwa kita juga sebagai guru dirumah dan masyarakat atau sebaliknya. Orang tua sosok guru bagi anak-anaknya, suami sosok guru bagi keluarganya, saya sosok guru bagi adik-adik saya dan orang-orang yang dekat dengan saya, begitu pula dengan teman-teman semua. Minimal kita menjadi sosok guru bagi diri kita sendiri. Menjadi seorang guru adalah tugas yang mulia, selain mendidik keluarga diri sendiri kita juga dapat mendidik anak-anak lainnya yang butuh pendidikan. (Wisma Ana, 23 april 08)

DAS SEIN dan DAS SOLEN

Kita harus maju….
Jangan menyerah…
Kumpulkan guru-guru…
Tuk rancangkan pendidikan bangsa….
Agar bangsa sejahtera segera tercipta…

Kerjakan tugas ini….
Jangan malas…
Kumpulkan di esok hari….
Hingga benar-benar tuntas
Dan kau pun akan puas

Untuk apa ini….
Tak ada gunanya
Kau pun tak faham akan maksudnya
Mikir dong….
Cari uang dengan tenaga…
Bukan pakai seragam atau bahkan pakai pena

Aku bingung….
Aku memang diajarkan akhlak
Tapi…
Apa yang ku dapatkan....
Hanya segudang hinaan dan cacian

Nak…
Hidup ini penuh dengan amanah
Baik-baiklah kau disana
Karena suatu saat
Kau pasti akan bahagia


(Wisma Ana, 23 april 08)

Latihan Untuk Menjadi Konselor

ini merupakan pengalaman saya ketika saya mendapatkan mata kuliah bimbingan konseling. saya dan teman-teman ditugaskan bagaimana latihan untuk menjadi konselor. pengalaman saya bisa teman-teman baca. Saya mempunyai klien yang bernama manda (bukan nama yang sebenarnya). Manda adalah seorang teman dekat saya, Manda yang saya kenal adalah sosok yang ceria. Walaupun dia mempunyai masalah dia selalu berusaha tampil ceria dihadapan kami semua, seakan-akan dia tidak mempunyai masalah. Tetapi, suatu hari saya mendapatkan Manda duduk termenung sendirian, entah kenapa tiba-tiba saya merasakan sesuatu yang beda pada Manda, tidak biasanya seperti ini. Kemudian saya mendekatinya dengan berbagai pertanyaan yang berkecamuk sebenarnya ada apa dengan temanku ini?
Setelah saya mendekatinya dan ngobrol-ngobrol, akhirnya saya bisa mengambil kesimpulan bahwa temanku ini (klien) sedang mengalami dilemma. Dia takut tidak bisa menjalankan amanah-amanah yang dia pegang sekarang, baik itu dari orang tua (kuliah) maupun dari teman-teman organisasinya.
Saya bisa merasakan bagaimana kecemasan Manda dalam menghadapi persoalan tersebut. Bagaimana kita memanage waktu antara organisasi dan kuliah, bagaimana kita menjalankan semuanya dengan sukses. Itulah sebagian kecemasan dari teman saya. Mungkin untuk lebih konkritnya bisa diperhatikan pada dialog dibawah ini.

(saya) :....saya mendekati teman saya ditaman masjid ” Assalammu’alaikum...”
(Manda) : dengan expressi kaget dia manjawab salam ”Wa’alaikum salam...”
(Saya) : ” sendirian nih? Mana teman-teman yang lain? Tanyaku sambil salaman dengan manda
(Manda) : ”i..iya ...saya sendirian’ jawabnya terbata-bata
(Saya) : “gak kuliah ya?” Tanyaku hati-hati
(Manda) : dia menggeleng kepala

Saya pun mengerti dengan isyaratnya. Geleng kepala berarti tidak

(saya) : “kamu kenapa? Sakit? Atau…??” Kalimatku menggantung
(Manda) : “ saya baik-baik aja kok” jawabnya dengan senyum

Saya tau dia berusaha menutupnya dihadapan saya, dengan menunjukkan senyumnya sebagai tanda dia baik-baik saja.

(saya) : “syukurlah kalo begitu!!!”
“ tapi…saya merasa kamu beda hari ini, biasanya kamu selalu ceria, kenapa?
(Manda) : “saya gak kenapa-napa kok”(jelasnya singkat) saya hanya ingin sendiri aja.”
(saya) : “masak sih…?” Tanya saya dan kemudian saya menatap dia lama hingga akhirnya dia mau menceritakan keluh kesahnya pada saya.
(Manda) : “ sebenarnya saya bingung….apakah saya bisa menjalankan amanah teman-teman? Sekarang saya terpilih menjadi ketua suatu organisasi, padahal sebelumnya saya telah mengundurkan diri di suatu organisasi lain karena saya hanya mau fokus pada satu organisasi dan kuliah saya”.
(Saya) : ”memangnya ada berapa organisasi (lembaga) yang kamu ikuti?”
(Manda) : ” hanya 4 (empat), tapi saya juga memikirkan bagaimana dengan kuliah saya.....itu merupakan amanah dari orang tua. Padahal...saya sekarang telah semester tua.”
(saya) : ”O......begitu”!!!!! sambil tersenyum faham
” Saya dapat memahami rasa cemas anda, namun saya yakin manda bisa memilih yang paling urgent diantara yang urgent”
”Apakah kamu punya keyakinan bisa menjalankan semuanya?”
(Manda) : ”itulah yang menjadi persoalan bagi saya, saya cemas....saya tidak mampu menjalankannya, kasih solusi dong....”
(Saya) : saya tersenyum....:)
Dan sambil meyakininya. ” saya yakin...bahwa manda itu bisa menjalani semuanya....dengan syarat manda harus memperhatikan minimal beberapa hal yang saya sebutkan ini...”
kamu harus bisa memanage waktu dengan sebaik-baiknya
jadikan amanah-amanah tersebut sebagai suatu pembelajaran yang kedepannya sebagai media untuk lebih mendewasakan kamu
jangan jadikan amanah tersebut sebagai beban
senantiasalah berfikir positif dan optimis ( If you thing can, you can)
perhatikanlah kondisi kesehatanmu, karena banyak aktifitas itu harus sehat
banyak-banyak berdoa, agar diberikan Allah kekuatan serta kemudahan dalam segala hal.
(Manda) :“Trimakasih ya….tolong doakan saya …”(pintanya sambil tersenyum…)
(saya) : “iya Insya Allah…saya doakan, saya yakin kamu bisa menjalankannya
Dengan baik dan kamu harus yakin!!!” Sambil menggenggam erat tangannya sebagai motivasi

Dari dialog diatas, saya sebagai konselor ingin melatih empaty saya terhadap klien saya dan kemudian melatih bagaimana meredam kecemasan klien saya terhadap masalah yang di alami klien. Akan tetapi disini yang saya kedepankan adalah bagaimana melatih empati saya sebagai calon konselor.
Dalam mengasah empati, seorang konselor harus dapat merasakan apa yang dirasakan oleh klien. Untuk mencapai tujuan tersebut, latihan empati merupakan latihan terpenting untuk membina kepribadian konselor agar mampu berkomunikasi dengan klien dan dapat merasakan apa yang dirasakan oleh klien. Konselor harus dapat merasakan apa yang dirasakan, dipikirkan dan dialami klien.
Untuk dapat merasakan apa yang dirasakan, dipikirkan dan dialami klien seorang konselor haruslah berusaha :
Melihat kerangka rujukan dunia-dalam klien (internal frame of reference) atau kehidupan internal klien.
Menempatkan diri kedalam kerangka persepsi internal klien
Merasakan apa yang dirasakan klien
Berfikir bersama klien, bukan berfikir tentang atau klien
Menjadi kaca emosional/ cermin perasaan klien

Bentuk-bentuk latihan empati bagi konselor :
a) Mengkosongkan pikiran : pada latihan ini saya mencoba mengkosongkan pikiran saya dari rasa/sikap egoistik saya, kemudian saya mengamati bahasa tubuh manda (klien saya) dan bahasa verbalnya untuk merasakan kehidupan emosi manda dan berusaha berada di dalam kehidupan klien. Ini bisa dilihat dalam dialog ini “itulah yang menjadi persoalan bagi saya”.
b) Mendengarkan : suatu latihan bagi konselor agar dia sadar akan perasaan dan pemikirannya. Latihan ini saya lakukan bagaimana klien bisa membuat pernyataan yang terbuka dengan jawaban bebas. Tetapi awal-awalnya saya stimulan klien dengan pertanyaan-pertanyaan ringan yang bersifat subyektif hingga akhirnya akhirnya akan terjadi keterbukaan. Contoh :
a. Pertanyaan & pernyataan ringan
(Saya) : ” sendirian nih? Mana teman-teman yang lain? Tanyaku sambil salaman dengan manda
(Manda) : “i..iya ...saya sendirian” jawabnya terbata-bata
(Saya) : “gak kuliah ya?” Tanyaku hati-hati
(Manda) : dia menggeleng kepala

b. Pernyataan lain
(Manda) : “ sebenarnya saya bingung….apakah saya bisa menjalankan amanah teman-teman? Sekarang saya terpilih menjadi ketua suatu organisasi, padahal sebelumnya saya telah mengundurkan diri di suatu organisasi lain karena saya hanya mau fokus pada satu organisasi dan kuliah saya”.

Dari dialog tadi, saya menyimpulkan bahwa untuk menjadi seorang konselor itu tidaklah mudah, tidak hanya sebatas mendengarkan dsb. Akan tetapi kita harus bisa, bagaimana kita memposisikan tidak hanya sebagai pendengar melainkan sebagai penikmat keluh kesahnya sehingga kita dapat menyelami atau merasakan perasaan yang sedang klien alami dan kemudian bagaimana kita memotivasi klien agar dia dapat menyelesaikan masalahnya sendiri.

(Al-hidayah, 7 mei 2007)

Nilai Waktu

Untuk tau nilai 1 tahun, tanyakan pada siswa yang gagal dalam ujian kenaikan
Untuk tau nilai 1 bulan, tanyakan pada ibu yang melahirkan bayi premature
Untuk tau nilai 1 minggu, tanyakan pada editor majalah mingguan
Untuk tau nilai 1 hari, tanyakan pada buruh harian yang punya enam anak untuk diberi makan
Untuk tau nilai 1 menit, tanyakan pada orang yang ketinggalan kereta
Untuk tau nilai 1 detik, tanyakan pada orang yang selamat dari kecelakaan
Untuk tau nilai 1 milidetik, tanyakan pada peraih medali emas olympiade

(Wisma Hasdafi, 17 juli 05)

Tuesday, April 22, 2008

Tiga Tahanan UN, Luluskah Mereka?

Dari 71.324 siswa SLTA dan yang sederajat di Sumsel pada hari pertama yang mengikuti ujian nasional (UN), ada tiga siswa yang berstatus tahanan--diduga tersandung kasus narkoba dan pencurian. Dua siswa berada di Kota Palembang dan satu siswa di Sekayu. Luluskah mereka? Kepala Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sumsel, Drs H Dwi Priyono, melalui Ketua Tim Komputerisasi Ujian Nasional (UN), Iriyanto, mengatakan, kalau yang bersangkutan nilainya bagus alias memenuhi standar kelulusan UN 5,25 untuk semua mata pelajaran, mereka bisa lulus. Hanya saja, terkait soal moral semua akan dikembalikan ke tempat sekolah yang bersangkutan. ”Nanti, untuk menentukan kelulusan selain nilai UN, juga dari sekolah. Jadi untuk siswa yang tersangkut kasus, sepenuhnya dikembalikan ke sekolah yang bersangkutan,” pungkasnya.