#gambar1 { position:fixed; _position:absolute; top:0px; right:0px; clip:inherit; }

Friday, May 8, 2009

Tersenyum Dengan Air Mata Jiwa

Sesak…
Sakit…
Terhiris..
Pilu pastinya,
Mata pun tak sanggup lagi berkedip
Hingga air mata pun tak cukup
Untuk mewakilinya

Yang ku ingin pelangi kedamaian
Bukan bias kepalsuan
Yang ku puja hanya cinta
Bukan kenestapaan

Sesak, memang
Sakit, bukan main
Pilu, mestinya
Itulah rasanya

Mungkin kau takkan pernah tau
Laman yang ada semakin usang
Kanvas di jiwa semakin kabur
Bunga yang indah tampak layu
Meski begitu,
Ia tetap tegak sepenuh jiwa
Dan kan tersenyum selalu
Meski ditemani dengan air mata jiwa

Muntok, 26 April 2009

No comments: